Pages

Sabtu, 30 Oktober 2010

Pemasaran

BAB 7
PEMASARAN

  1. PENGERTIAN DAN KONSEP PEMASARAN
  • Pengertian Pemasaran
pada saat ini kegiatan pemasaran mempunyai peranan yang sangat penting dalam dunia usaha. kadang - kadang istilah pemasaran ini diartikan sama dengan beberapa istilah, seperti : penjualan, perdagangan, dan distribusi. salah pengertian ini timbul karena pihak - pihak yang bersangkutan mempunyai kegiatan dan kepentingan yang berbeda - beda.
kenyataannya, pemasaran merupakan konsep yang menyeluruh, sedangkan istilah lain tersebut hanya merupakan satu bagian, satu kegiatan dalam sistem pemasaran secara keseluruhan. jadi, pemasaran merupakan keseluruhan dari pengertian tentang :
  • Penjualan
  • Perdagangan
  • Distribusi
gambaran tentang pemasaran secara luas dapat diketahui dari definisi yang dikemukakan oleh "William J. Stanton" berikut ini:

Pemasaran adalah sistem keselurruhan dari kegiatan usaha yang ditunjukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial.

keputusan - keputusan dalam pemasaran harus dibuat untuk menentukan produk dan pasarnya, harganya, dan promosinya. kegiatan pemasaran tidak bermula pada saat selesainya proses produksi, juga tidak berakhir pada saat penjualan dilakukan.

  • Penciptaan Faedah Bagi Konsumen
Pemasaran adalah termasuk salah satu kegiatan dalam perekonomian dan membantu dalam penciptaan nilai ekonomi. sedangkan nilai ekonomi itu sendiri akan mementukan harga barang dan jasa bagi individu - individu. selain pemasaran, kegiatan lain yang dapat menciptakan nilai ekonomi adalah :
  • produksi yang membantu barang - barang.
  • Konsumsi yang menggunakan barang - barang tersebut.
dalam kondisi perekonomian seperti sekarang ini, tanpa adanya pemasaran orang sulit mencapai tujuan konsumsi yang memuaskan. penjualan berada di pihak yang menjalankan kegiatan pemasaran (juga kegiatan produksi) dan pembeli berada pada titik konsumsi. oleh karena itu perusahaan harus dapat menciptakan faedah (utility) bagi konsumen.

Faedah (utility) adalah kekuatan dari suatu produk atau jasa untuk memuaskan kebutuhan.

perusahaan dapat menciptakan lima macam faedah, yakni :
  1. faedah bentuk (from utility)
  2. faedah waktu (time utility)
  3. faedah tempat (place utility)
  4. faedah milik (ownership utility)
  5. faedah informasi (information utility)
dari ke lima faedah tersebut, kegiatan pemasaran menciptakan empat faedah, yaitu : faedah waktu, tempat, milik, dan informasi. sedangkan faedah bentuk diciptakan oleh kegiatan produksi.
  • Faedah Waktu
faedah waktu dapat diciptakan dengan menyediakan produk pada saat konsumen membutuhkan untuk membelinya ini memerlukan suatu riset pemasaran untuk menentukan jenis produk apakah yang diinginkan oleh konsumen pada suatu saat. jdi produk yang di tawarkan harus selalu siap pada saat di perlukan oleh konsumen.
  • Faedah Tempat
merupakan faedah yang diciptakan dengan menyediakan produk pada tempat yang stategis apabila konsumen ingin membelinya. jadi, penjual berusaha untuk menentukan lokasi persedian produknya sedekat mungkin dengan konsumen.
  • Faedah Milik
faedah milik di ciptakan dengan mempersiapkan pemindahan hak milik dari penjual kepada pembeli. pada prinsipnya, transaksi jual - beli yang dilakukan oleh penjual dan pembeli sudah dapat menciptakan faedah milik meskipun secara fisik produknya belum berada di tangan pembeli.
  • Faedah Informasi
faedah informasi diciptakan dengan memberikan informasi tentang penawaran suatu produk kepada konsumen. dalam kegiatan pemasaran, pemberian informasi tersebut dapat dilakukan dengan kegiatan mengadakan promosi.

  • Konsep Pemasaran
konsep pemasaran (marketing concept) merupakan falsafah perusahaan yang menyatakan bahwa pemasaran keinginan pembeli adalah syarat utama bagi kelangsungan hidup perusahaan. segala perusahaan di bidang produksi, teknik, keuangan, dan kemudian memuaskan keinginan tersebut dengan mendapatkan laba.

Konsep Pemasaran adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan.

  • Pendekatan Studi Pemasaran
pemasaran dapat dipelajari dengan mengadakan berbagai macam pendekatan, yaitu :
  1. pendekatan serba fungsi (functional approach)
  2. pendekatan serba lembaga (institution approach)
  3. pendekatan serba barang (commodity approach)
  4. pendekatan serba manajemen (managerial approach)
  5. pendekatan serba sistem (total system approach)
  • Pendekatan Serba Fungsi
jumlah dan macam dari fungsi ini tergantung pada macam produk dan kebiasaan dalam perdagangan. adapun fungsi pokok pemasaran adalah :
  1. Penjualan
penjualan ini merupakan fungsi paling penting dalam pemasaran karena menjadi tulang punggung kegiatan untuk mencapai pasar yang dituju. jika barang itu diproduksi atau dibeli untuk dijual, maka harus diusahakan sejauh mungkin agar barang tersebut dapat dijual. oleh karena itu perlu adanya berbagai macam cara untuk memajukan penjualan, seperti periklanan, peragaan, dan sebagainya.

2. Pembelian

Fungsi pembelian bertujuan memilih barang yang dibeli untuk dijual atau untuk digunakan dalam perusahaan dengan harga, pelayanan dari penjual dan kualitas produk tertentu. seringkali pembelian ini memerlukan keahlian dalam menganalisis pasar dan menentukan persediaan barang.

3. Pengangkutan
pengangkutan merupakan fungsi pemindahan barang dari tempat barang dihasilkan ke tempat barang dikonsumsikan. kemajuan dalam pengangkutan telah meningkatkan macam ragam barang yang tersedia untuk konsumsi, mengurangi biaya distribusi barang, dan mempercepat distribusi barang.

4. Penyimpanan
penyimpanan merupakan fungsi penyimpanan barang pada saat barang selesai diproduksi sampai pada saat barang di konsumsikan. adapun alasan untuk mengadakan penyimpanan tersebut adalah :
  • Produksi bersifat musiman,sedangkan konsumen bersifat terus-menerus. misalnya : buah-buahan, beras, dan sebagainya.
  • Konsumsi bersifat musiman, sedangkan produksi terus-menerus sepanjang tahun, misalnya : payung, jas hujan.
  • Spekulasi, yaitu menyimpan atau menimbun barang pada waktu barang berlimpah atau harga sudah naik.
  • Menyetabilkan harga, yaitu dengan jalan membeli atau menimbun barang pada waktu barang berlimpah sehingga harganya rendah.
  • Penyimpanan memungkinan pembelian dalan jumlah besar.
5. Pembelanjaan

pembelanjaan adalah fungsi mendapatkan modal dari sumber ekstern guna menyelenggarakan kegiatan pemasaran.

6. Penanggung Resiko

penanggung resiko adalah fungsi menghindari dan mengurangi resiko yang berkaitan dengan pemasaran barang. tiap perusahaan menghadapi macam - macam resiko, antara lain :
  • Resiko oleh alam : gempa bumi, angin puyuh, banjir.
  • Resiko oleh manusia : kebakaran, pencurian, tidak dibayarnya utang oleh pembeli.
  • Resiko oleh pasar : merosotnya harga penjualan, adanya penemuan baru, persaingan, kondisi perdagangan pada umumnya dan pengaruh musim.
adapun cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi resiko khususnya resiko kebakaran dan pencurian :
  • memperkecil jumlah persediaan barang.
  • dengan mengusahakan fasilitas penyimpanan yang baik dan kuat.
  • dengan mengasuransikan barang - barang yang disimpana.
7. Standardisasi dan Grading
strandardisasi adalah penempatan batas - batas dasar dalam bentuk spesifikkasi barang - barang hasil manufaktur, kadang - kadang juga disebut normalisasi. penentuan standard untuk barang hasil manufaktur adalah :
  • ukuran jumlah
  • ukuran kapasitas
  • ukuran fisik
  • ukuran kekuatan
Grading adalah usaha untuk menggolongkan barang kedalam golongan standard kualitas yang telah mendapat pengakuan dunia perdagangan. adapun cara penggolongannya yang dapat dilakukan adalah:
  • memeriksa dan menyortir dengan panca indra
  • memeriksa dan menyortir dengan alat
  • memeriksa dan menyortir melalui contoh barang
8. Pengumpulan Informasi Pasar
dalam fungsi ini termasuk pula pengumpulan dan penafsiran keterangan - keterangan tentang macam barang yang berada di pasar, jumlahnya, macam barang yang dibutuhkan konsumen, harganya, dan sebagainya.
  • Pendekatan Serba Lembaga.
pendekatan serba lembaga ini mempelajari pemasaran dari segi organisasi/lembaga yang terlibat dalam kegiatan pemasaran. lembaga tersebut adalah :
  1. penyediaan bahan/supplier yang menyediakan bahan kepada produsen.
  2. produsen yang mengolah bahan menjadi barang jadi
  3. perantara pedagang, seperti :pedagang besar & pengecer.
  4. perantara agen
  5. perusahaan saingan
  6. pembeli akhir
  • Pendekatan Serba Barang
pendaekatan serba barang atau disebut juga pendekatan organisasi industri, merupakan suatu pendekatan pada pemasaran yang melibatkan studi tentang bagaimana barang - barang tertentu berpindah dari titik produksi ke konsumen akhir atau konsumen industri.
  • Pendekatan Serba Manajemen
disini pemasaran di tinjau sebagai suatu kerangka yang terdiri atas variabel yang dapat di kontrol seperti : produk perusahaan, saluran distribusi, harga, dan promosi, di tambah dengan variabel yang tidak dapat dikontrol atau variabel lingkungan seperti persaingan, permintaan, dan masyarakat.

  • Pendekatan Serba Sistem
adapun definisi dari sistem pemasaran adalah sebagai berikut : sumber pemasaran adalah kumpulan lembaga yang melakukan tugas pemasaran, barang,jasa, ide, orang, dan faktor lingkungan yang saling memberikan pengaruh, dan membentuk serta mempengaruhi hubungan perusahaan dengan pasarnya.

  • STRUKTUR ORGANISASI PEMASARAN
Sub perencanaan dengan strukturnya :
  1. perencanaan dan perdagangan barang
  2. periklanan
  3. riset pemasaran
  4. analisis dan pengawasan penjualan
  5. anggaran penjualan
  6. peramalan penjualan
  7. perencanaan saluran, teritorial, dan kuota
  8. pengawasan persediaan
  9. penjadwalan produksi
  10. distribusi fisik
  • PASAR
pasar adalah orang - orang yang mempunyai keinginan untuk puas, uang untuk belanja, dan kemauan untuk membelanjakannya. dari definisi tersebut dapatlah diketahui adanya tiga unsur penting yang terdapat dalam pasar, yakni :
  • Macam - macam Pasar
pada pakoknya, pasar dapat dikelompokan ke dalam 4 golongan, yakni :
  1. pasar konsumen, adalah sekelompok pembeli yang membeli barang untuk dikonsumsikan, bukannya untuk di jual atau di proses lebih lanjut.
  2. pasar industri, adalah pasar yang terdiri atas individu dalam lembaga tau organisasi yang membeli barang - barang untuk dipakai lagi, baik secara langsung maupun tidak langsung,dalam memproduksi barang lain kemudian dijual.
  3. pasar penjual, adalah : suatu pasar yang terdiri atas individu dan organisasi yang membeli barang dengan maksud untuk di jual lagi atau disewakan agar mendapatkan laba.
  4. pasar pemerintah, adalah : pasar dimana terdapat lembaga - lembaga pemerintah, seperti : departemen - departemen, direktorat, kantor dinas, dan intansi lainnya.
  • Segmentasi pasar
Segmentasi pasar adalah: kegiatan membagi - bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk kedalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen.

  • MARKETING MIX DAN PRODUK
Marketing mix adalah : kombinasi dari empat variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran perusahaan, yakni : produk, struktur harga, kegiatan promosi, dan sistem distribusi.
  • Pengertian Barang
barang produk adalah suatu sifat yang kompleks baik dapat diraba maupun tidak dapat diraba, termasuk bungkus, warna, harga, prestise perusahaan dan pengecer, pelayanan perusahaan dan pengecer yang diterima oleh pembeli untuk memuaskan keinginan atau kebutuhannya.

  • Penggolongan Barang menurut Tingkat Pemakaian dan Kekongkritannya
  1. Barang tahan lama (durable goods)
  2. Barang tidak tahan lama ( nondurable goods)
  3. jasa
  • Penggolongan Barang menurut Tujuan Pemakaian oleh si Pemakai
  1. Barang konsumsi, yang di kelompokan menjadi tiga golongan yaitu : (a) barang konvenien, (b) barang shopping, dan (c) barang spesial.
  2. barang industri, di golongkan menjadi lima golongan: (a) bahan baku, (b) komponen dan barang setengah jadi, (c) perlengkapan operasi, (d) instalasi, (e) peralatan ekstra.
  • Siklus Kehidupan Barang (Product Life Cycle)
siklus kehidupan barang ini terdiri atas lima tahap yang berbeda- beda, tahapan tersebut antara lain :
  1. tahapan perkenalan
  2. tahapan pertumbuhan
  3. tahapan kedewasaan dan kejenuhan, serta
  4. tahapan kemunduran
  • Merk
Merk adalah suatu nama, istilah simbul, atau desain (rancangan) atau kombinasinya yang dimaksud untuk memberi tanda pengenalan barang atau jasa dari seseorang penjual atau ekelompok penjual dan untuk membedakannya dari barang - barang yang dihasilkan oleh pesaing.
  • SALURAN PEMASARAN
Adapun saluran pemasaran atau disebut juga saluran distribusi dapat dilihat berikut ini : saluran distribusi untuk suatu barang adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen sampai ke konsumen atau pemakai industri.
  • Alternatif Saluran Distribusi Untuk Barang Konsumsi dan Barang Industri.
  1. Pedagang besar
  2. Pengecer
  3. Agen
  • Saluran Distribusi Ganda
Faktor - faktor tersebut antara lain :
  1. jenis barang yang dipasarkan
  2. produsen yang menghasilkan produknya
  3. penyaluran yang tersedia iku mengambil bagian
  4. pasar yang dituju
  • Perantara Saluran
adapun jenis - jenis perantara yang akan kita bahas selanjutnya adalah :
  1. Pedagang Besar, di golongkan ke dalam : pedagang besar dengan fungsi penuh, pedagang besar dengan fungsi terbatas.
  2. Pengecer, yang terdiri dari beberapa jenis : (a) General merchandise store, (b) Single-line store, (c) Specialty store.
  3. Agen, adapun jenis-jenis agen antara lain : Agen penjualan, Agen pembelian, Agen pengangkutan.
  • Jumlah Perantara dalam Saluran
  1. Distribusi Intensif
  2. Distribusi Selektif
  3. distribusi Ekslusif
  • Distribusi Fisik
pada pokoknya, dua masalah penting yang terdapat dalam kegiatan distribusi fisik ini adalah :
  1. Pengakutan, dapat diartikan sebagai pemindahan barang melalui suatu jalan atau jalur yang mengambil tempat di antara lembaga saluran. agen pengangkutan ini dapat di bedakan menurut dua cara, yaitu : (a) Penggolongan sesuai dengan metide pengangkutannya: angkutan dengan truk, angkutan kereta apai, angkutan dengan kapal. (b) Penggolongan sesuai dengan bentuk hukumnya, yang digolongkan kedalam : Agen angkutan kontrak, agen angkutan umum, agen pengangkutan sendiri, perantara angkutan.
  2. Penyimpanan.

  • PENENTUAN HARGA
Harga adalah sejumlah uang yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayanannya. faktor yang mempengaruhi tingkat harga:
  1. Keadaan Perekonomian.
  2. Penawaran Permintaan.
  3. Elastisitas Permintaan (inelastis, elastis, unitary elasticity).
  4. Persaingan (persaingan tidak sempurna, oligopoli, monopoli)
  5. Biaya
  6. Tujuan perusahaan (laba maksimum, volume penjualan tertentu, penguasaan pasar, kembalinya modal yang tertanam dalam jangka waktu tertentu.
  7. Pengawasan Pemerintah.
  • Metode penetapan harga
  1. Penetapan Harga Biaya Plus (cost-plus pricing method)
  2. Penetapan Harga Mark-Up (Mark-up Pricing Method)
  3. Penetapan Harga Break-even (break-even pricing) : (a) biaya variabel, (b) biaya tetap, (c) biaya total, (c) penghasilan total.
  4. Penetapan harga dalam hubungan dengan pasar.
  • Politik Penetapan harga
  1. Penetapan Harga Psikhologis
  2. Price Lining
  3. Potongan Harga (potongan kuantitas, potongan dagang, potongan tunai, potongan musiman)
  4. Penetapan Harga Geografis (F.O.B tempat asal, F.O.B tujuan)

  • PROMOSI DAN PERIKLANAN
  • Promosi
Beberapa kegiatan yang ada dalam promosi ini pada umumnya ada empat, yaitu :
  1. Periklanan adalah komunikasi non-individu, dengan sejumlah biaya, melalui berbagai media yang dilakukan oleh perusahaan, lembaga non-laba,serta individu-individu.Adapun masalah-masalah selanjutnya yang akan dibahas disini adalah tujuan, jenis, media,biro periklanan.
  2. Personal Selling adalah interaksi antar individu, saling bertemu muka yang ditunjukkan untuk menciptakan,memperbaiki,menguasai atau mempertahankan hubungan yang saling menguntungkan dengan pihak lain.
  3. Promosi Penjualan hanya merupakan satu kegiatan dalam promosi. Dalam promosi penjualan ini perusahaan menggunakan alat-alat sepertinya: peragaan,pameraan,demostrasi,hadiah,contoh barang dan sebagainya.
  4. Publisitas merupakan salah satu kegiatan promosi yang dilakukan melalui suatu media. Hal ini dapat kita jumpai pada media-media seperti surat kabar,majalah,televisi dan sebagainya.




Tidak ada komentar: